TUGAS PKG

TUGAS PKG

DISUSUN OLEH :
KIKI RISKIANTI
P07 131 011 016

KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA
POLTEKKES KEMENKES MATARAM
JURUSAN GIZI
2011-2012
SOAL
1. “ Perilaku akan lebih langgeng apabila didasari oleh pengetahuan”. Coba jelaskan pemahaman saudara tentang arti pernyataan tersebut dan berikan contoh masing-masing 3 buah.
2. Jelaskan dan beri contoh (maising-masing 1 buah) tingkatan dalam domain kognitif. Tahu (know), memahami (comprehension), aplikasi (aplication), analisis (analysis), sintesis (syntesis), evaluasi (evaluation).

JAWABAN

1. Pengetahuan merupakan hasil tahu dan ini terjadi setelah orang melakukan penginderaan terhadap suatu objek tertentu. Penginderaan terjadi melalui panca indera manusia, yakni penglihatan, pendengaran, penciuman, rasa dan raba. Sebagian besar pengetahuan manusia diperoleh melalui mata dan telinga.
Pengetahuan atau kognitif merupakan domain yang sangat penting untuk terbentuknya tindakan seseorang (overt behaviour).
Karena dari pengalaman dan penelitian ternyata perilaku yang didasari oleh pengetahuan akan lebih langgeng daripada perilaku yang tidak didasari oleh pengetahuan.
Apabila penerimaan perilaku baru atau adopsi perilaku melalui proses seperti ini didasari oleh pengetahuan, kesadaran, dan sikap yang positif maka perilaku tersebut akan menjadi kebiasaan atau bersifat langgeng (long lasting).

Contoh:
 Dapat menghafal surat al-‘Ashar, menerjemahkan dan menuliskannya secara baik dan benar, sebagai salah satu materi pelajaran kedisiplinan yang diberikan oleh guru Pendidikan Agama Islam di sekolah.

 Menggosok gigi dapat mencegah timbulnya masalah-masalah seperti gigi berlubang, gusi berdarah, dll sehingga Ia selalu menggosok gigi setelah makan dan sebelum tidur. Karena selalu dilakukan, maka menggosok gigi menjadi kebiasaannya yang positif.
 Sarapan dapat meningkatkan konsentrasi belajar mahasiswa, sehingga Ia selalu sarapan sebelum berangkat kuliah dan sudah menjadi kebiasaannya.

2. a. Tahu (Know)

Tahu diartikan sebagai mengingat suatu materi yang telah dipelajari sebelumnya. Termasuk kedalam pengetahuan tingkat ini adalah mengingat kembali (recall) terhadap suatu yang spesifik dan seluruh bahan yang dipelajari atau rangsangan yang telah diterima.
Oleh sebab itu, tahu ini merupakan tingkat pengetahuan yang paling rendah. Kata kerja untuk mengukur bahwa orang tahu tentang apa yang dipelajari antara lain menyebutkan, menguraikan, mendefenisikan, menyatakan, dan sebagainya. Contoh : dapat menyebutkan gejala-gejala penyakit jantung koroner.

b. Memahami (Comprehension)

Memahami diartikan sebagai suatu kemampuan menjelaskan secara benar tentang objek yang diketahui dan dapat menginterpretasi materi tersebut secara benar. Orang yang telah paham terhadap objek atau materi harus dapat menjelaskan, menyebutkan contoh, menyimpulkan, meramalkan, dan sebagainya terhadap objek yang dipelajari. Misalnya dapat menjelaskan mengapa harus makan makanan yang bergizi.
Contoh : bisa menjawab dan menjelaskan apabila diberikan pertanyaan oleh guru atau dosen tentang materi yang sudah di ajarkan, seperti dapat menjelaskan dengan benar mengapa seseorang bisa termasuk dalam kategori gizi kurang.

c. Aplikasi (Application)

Aplikasi diartikan sebagai kemampuan untuk menggunakan materi yang telah dipelajari pada situasi atau kondisi riil (sebenarnya). Aplikasi disini dapat diartikan aplikasi atau penggunaan hukum-hukum, rumus, metode, prinsip, dan sebagainya dalam konteks atau situasi yang lain.
Contoh : Mahasiswa mampu memikirkan tentang penerapan konsep hidup bersih di lingkungan.

d. Analisis (Analysis)

Analisis adalah suatu kemampuan untuk menjabarkan materi atau suatu objek kedalam komponen-komponen tetapi masih didalam suatu struktur organisasi tersebut dan masih ada kaitannya satu sama lain. Kemampuan analisis ini dapat dilihat dari penggunaan kata-kata kerja yaitu dapat menggambarkan (membuat bagan), membedakan, memisahkan, mengelompokkan, dan sebagainya.
Contoh : Mahasiswa dapat mengelompokkan mana bahan yang masih layak untuk di konsumsi dan mana bahan yang sudah tidak layak untuk di konsumsi.

e. Sintesis (Synthesis)

Sintesis menunjukkan kepada suatu kemampuan untuk meletakkan atau menghubungkan bagian-bagian didalam suatu bentuk keseluruhan yang baru. Dengan kata lain, sintesis itu suatu kemampuan untuk menyusun formulasi baru dari formulasi-formulasi yang ada.
Contoh : Mahasiswa dapat menulis karya tulis ilmiah sebagai syarat untuk mendapat gelar ahli madya.

f. Evaluasi (Evaluation)

Evaluasi ini berkaitan dengan kemampuan untuk melakukan justifikasi atau penilaian terhadap suatu materi atau objek. Penilaian-penilaian ini berdasarkan suatu kriteria yang ditentukan sendiri atau menggunakan kriteria-kriteria yang telah ada.
Contoh : dapat membandingkan antara anak-anak yang gizi lebih dengan anak-anak yang gizi kurang.

ASAM LEMAK JENUH

Lemak Jenuh

  1. 1.      Pengertian

Asam lemak jenuh merupakan asam lemak yang memiliki efek yang kurang baik bagi kesehatan, sebaliknya asam lemak tidak jenuh merupakan asam lemak yang merupakan sumber nutrisi yang baik untuk kesehatan. Contoh makanan dengan sumber asam lemak jenuh yang tinggi adalah gajih, mentega, dan lemak hewani.

Berbentuk padat pada suhu ruangan dan dikenal sebagai lemak jahat. Umumnya lemak jenuh terdapat dalam produk hewani. Semakin banyak konsumsi lemak jemuh, maka semakin tinggi kadar kolesterol dalam darah.

  1. 2.      Sumber makanan yang mengandung lemak jenuh

Contoh makanan yang mengandung asam lemak jenuh serta pengganti makanannya :

  • Minyak kelapa dan minyak kelapa sawit. Minyak ini sangat kaya akan lemak jenuh.
  • Hydrogenated atau partially hydrogenated oils. Hindari junk food yang menggunakan minyak yang dihidrogenasi atau dihidrogenasi sebagian, atau lemak trans. Junk food ini termasuk donat dan kentang goreng.
  • Susu whole fat atau produk-produk susu, termasuk keju. Mulailah beralih dari produk-produk susu yang whole fat ke produk susu dengan 1 atu 2 persen lemak atau ke susu skim. Keju juga telah tersedia dengan berbagai versi skim-milk. Selain itu, creamer produk non-susu yang mengandung lemak jenuh juga sebaiknya diganti dengan susu skim.
  • Pengganti lemak. hati-hati mengunakan makanan lemak dengan kalori yang lebih rendah. Studi-studi telah menunjukkan, memilih lemak rendah kalori justru memicu orang-orang mengonsumsi makanan tersebut dalam jumlah yang lebih besar. Karena itu, jangan jadikan rendah kalori sebagai alasan untuk mengonsumsi lebih banyak.
  • Mentega. Mentega kaya lemak jenuh, kalori dan kolesterol tetapi sama sekali tidak mengandung nilai gizi.
  • Pizza, popcorn yang kaya lemak serta kudapan lainnya.

Berikut beberapa makanan pengganti rendah lemak yang bisa menjadi pilihan Anda:

–         Margarin. Pilihlah yang mengandung lemak trans paling sedikit. Caranya, pilihlah yang paling lembut. Semakin lembut margarin yang Anda pilih, kandungan lemak transnya juga semakin sedikit.

–         Susu skim yang sudah diuapkan. Susu skim ini bisa menjadi pilihan yang jauh lebih baik dibandingkan krim berat.

–         Tepung cokelat. Saat hendak digunakan untuk memanggang, tepung ini bisa digunakan untuk menggantikan cokelat yang tanpa pemanis.

–         Yogurt. Yogurt beku tanpa lemak bisa digunakan untuk menggantikan es krim. Yogurt bisa juga digunakan sebagai topping untuk menggantikan krim yang kaya lemak.

–         Produk-produk unggas. Unggas mengandung lebih sedikit lemak dan kolesterol dibandingkan sapi.

–         Putih telur. Ada baiknya mengosumsi 2 putih telur atau 1/4 cangkir telur tanpa kolesterol dibandingkan 1 telur utuh.

Contoh lain makanan yang mengandung lemak jenuh :

  1. Asam butirat (asam butanoat): CH3(CH2)2COOH atau C4:0 ? terdapat dalam mentega (lemak nabati)
  2. Asam kaproat (asam heksanoat): CH3(CH2)4COOH atau C6:0 ? terdapat dalam mentega
  3. Asam kaprilat (asam oktanoat): CH3(CH2)6COOH atau C8:0 ? terdapat dalam mentega (lemak nabati)
  4. Asam kaprat (asam dekanoat): CH3(CH2)8COOH atau C10:0 ? terdapat dalam mentega (lemak nabati)
  5. Asam laurat (asam dodekanoat): CH3(CH2)10COOH atau C12:0 ? terdapat dalam minyak paus (spermaceti), kayu manis, biji kelapa sawit, minyak kelapa, salam
  6. Asam miristat (asam tetradekanoat): CH3(CH2)12COOH atau C14:0 ? terdapat dalam pala, biji kelapa sawit & minyak kelapa
  7. Asam palmitat (asam heksadekanoat): CH3(CH2)14COOH atau C16:0 ? terdapat dalam semua lemak hewan & tumbuhan
  8. Asam stearat (asam oktadekanoat): CH3(CH2)16COOH atau C18:0 ? terdapat dalam semua lemak hewan & tumbuhan
  9. Asam arachidat (asam eicosanoat): CH3(CH2)18COOH atau C20:0 ? terdapat dalam minyak kacang tanah
  10. Asam behenat (asam dokosanoat): CH3(CH2)20COOH atau C22:0 ? terdapat dalam biji-bijian

 

  1. 3.      Fungsi Lemak Jenuh
  • Asam lemak jenuh memenuhi sedikitnya 50 persen membran sel. Mereka memberikan sel-sel kita integritas dan kekentalan yang diperlukan.
  • Mereka memainkan peranan penting terhadap kesehatan tulang. Agar kalsium dapat bersatu dengan struktur tulang kerangka secara efektif, sedikitnya 50 persen lemak makanan seharusnya mengandung lemak jenuh.
  • Mereka menurunkan Lp (a), substansi dalam darah yang mengindikasi kecenderungan penyakit jantung.
  • Mereka melindungi hati dari alkohol dan racun lainnya, seperti Tylenol.
  • Mereka meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
  • Mereka diperlukan untuk penggunaan asam lemak penting dalam jumlah tepat. Asam lemak omega-3 bertahan lebih lama di dalam jaringan ketika makanan yang masuk kaya akan lemak jenuh.
  • Asam 18-carbon stearic dan asam 16-carbon palmitic adalah jenis asam lemak jenuh yang baik bagi jantung, itulah mengapa di sekitar otot jantung kaya akan lemak jenuh. Jantung mengambil cadangan lemak ini saat mengalami depresi.
  • Asam lemak jenuh dengan rantai pendek dan medium merupakan antimikroba penting. Mereka melindungi kita agar mikroorganisme berbahaya tidak masuk ke dalam pencernaan.
  • Tidak ada bukti ilmiah yang mendukung anggapan yang menyatakan bahwa “penyumbatan arteri” menyebabkan penyakit jantung. Sesungguhnya, evaluasi lemak pada penyumbatan arteri menunjukkan bahwa hanya sekitar 26 persen lemak yang dijenuhkan. Sisanya adalah lemak tidak jenuh, dan lebih dari setengahnya adalah lemak tak jenuh ganda. (Mary Enig. PhD/Sally Falon/The Epoch Times/feb)

pesan bijak :)

teruslah berbuat baik walaupun tak banyak orang yang mengenalmu,

dan jadilah seperti jantung yang tak terlihat tapi tetap berdenyut setiap saat hingga membuat tubuh menjadi tetap hidup.

dengan begitu kehidupan yang dijalani tidaklah menjadi sebuah pilihan, tetapi menjadi sebuah keputusan dan kewajiban.

🙂

Pengelompokan Gizi

Pengelompokan Zat Gizi

A. Zat gizi sumber energi

Diperlukan energi untuk mempertahankan fungsi tubuh agar dapat berfungsi dengan baik, peredaran darah, persyarafan, pernapasan, gerak otot sehingga atlet dapat berlatih dan menjaga konsisi tubuh setelah bertanding. Energi ini didapat dari zat hidrat arang, lemak, dan protein yang dikomsumsi melalui makanan.

Zat utama yang menghasilkan energi itu adalah karbohidrat khususnya zat tepug (amylum). Maka pada bahan makanan pokok serelia, energi yang dihasilkan berasal dari karbohidrat maupun protein.

Zat-zat makanan seperti karboidrat dan lemak memiliki fungsi sebagai berikut:

1.  Karbohidrat, terdiri dari unsurC, H,dan O. Berdasarkan gugus penyusun gulanya dapat dibedakan menjadi monosakarida, disakarida, dan polisakarida.

2.Lemak, merupakan senyawa organik yang majemuk, terdiri dari unsur-unsur C,H, dan O yang membentuk senyawa asam lemak dan gliserol (gliserin), apabila bergabung dengan zat lain akan membentuk lipoid—- fosfatid dan sterol.

Lemak berfungsi sebagai:

  1. Penghasil kalori terbesar yang dalam hal ini tiap gram lemak menghasilkan sekitar 9,3 kalori.
  2. Sebagai pelarut vitamin tertentu seperti A,D,EdanK.
  3. Sebagai pelindung alat-alat tubuh dan sebagai pelindung tubuh dari temperature rendah.

.

B. Zat gizi pembangun tubuh

Zat gizi protein sebagai zat pembangunan tubuh sangat diperlukan untuk membentuk struktur tubuh, terutama dalam pembentukan jaringan baru, juga pembentukan enzim, hormone, dan anti biotibodi.

Zat pembangun sel, terutama diduduki oleh protein sehingga bahan pangan lauk pauk tergolong dalam bahan makanan sumber zat pembangun. Terutama Pada serelia sebagai bahan makanan pokok, jumlah protein yang dikonsumsinya mencapai kuantu yang cukup signifikan, karena bahan makanan pokok biasanya dikonsumsi dalam dalam jumlah cukup besar. Kita ketahui  bahwa protein juga energi yang sama dengan karbohidrat setiap gramnya.

Protein, terdiri dari unsur C, H, O, dan N, dan kadang-kadang S, dan P, diperoleh melalui tumbuhan-tumbuhan (protein nabati) dan melalui hewan (protein hewani) berfungsi sebagai

a. Mambangun sel-sel yang rusak

b. Membentuk zat-zat pengatur seperti enzim dan hormon

c. Membentuk zat anti energi dalam hal ini tiap gram protein      menghasilkan sekitar 4,1 kalori.

 

C. Zat gizi pengatur

Untuk mengatur jalanya metabolisme di dalam tubuh, diperlukan yang banyak didapat dari sayur-sayuran berwarna hijau dan juga pada buah-buahan barwarna kuning dan merah.

Dengan mengkomsumsi sayur dan buah, selain mendapatkan vitamin dan mineral didapat juga serat yang sangat dibutuhkan tubuh. Oleh karena itu, dengan adanya serat, tubuh tetap merasa kenyang, terjadi pergerakan usus dan akan memperlancar buang air besar. Berarti mengkomsumsi buah-buahan dan sayuran, mutlak diperlukan seseorang untuk sehat.

Resep Pesmol (Betawi)

Pesmol (betawi)

Bahan :

8 ekor ikan kembung

10 buah cabai merah, dibuang bijinya.

10 butir bawang merah utuh

 

Bumbu haluskan:

8 butir bawang merah

12 butir kemiri

Seruas jari kunyit

4 siung bawang putih

Seruas jari jahe

Garam dan gula secukupnya.

 

Cara membuat:

  1. Haluskan semua bumbu.
  2. Goreng semua bumbu sampai harum baunya, kemudian masukkan bawang merah dan cabai utuh, beri garam dan gula.
  3. Siramkan bumbu-bumbu ke atas ikan tersebut.